Weaponized Incompetence, Saat "Aku Enggak Bisa" Justru Jadi Cara Menghindari Tanggung Jawab

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Kamis, 23 Juli 2026 | 11:15 WIB
ilustrasi Weaponized Incompetence, Saat "Aku Enggak Bisa" Justru Jadi Cara Menghindari Tanggung Jawab (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
ilustrasi Weaponized Incompetence, Saat "Aku Enggak Bisa" Justru Jadi Cara Menghindari Tanggung Jawab (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
  • konflik dalam hubungan maupun tim kerja,

  • hingga meningkatkan risiko burnout bagi pihak yang terus mengambil alih tanggung jawab.

  • Bagaimana mengatasinya?

    Psikolog menyarankan agar pembagian tugas dibuat lebih jelas dan setiap orang memiliki tanggung jawab yang sama. Jika seseorang memang belum mampu melakukan suatu pekerjaan, berikan kesempatan untuk belajar, bukan langsung mengambil alih tugasnya.

    Pada akhirnya, hubungan yang sehat—baik di rumah maupun di tempat kerja—dibangun melalui kerja sama dan akuntabilitas, bukan dengan membiarkan satu pihak memikul semua tanggung jawab.

    Halaman:
    Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
    di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

    Editor: Christina A.S

    Tags

    Artikel Terkait

    Rekomendasi

    Terkini

    X