PejuangKantoran.com - Kamu pasti sering mendengar ungkapan “uang tunai adalah raja”. Namun, kenyataannya kadang uang tunai yang terlalu banyak dan mengendap di rekening bank justru bisa jadi “monster” yang menggerogoti kekayaan.
Bayangkan, kamu punya banyak uang di rekening tabungan. Terasa aman, kan? Namun, ada dua hal yang bisa membuat “aman” itu berubah menjadi sayang jika tidak diantisipasi.
Pertama, inflasi yang “makan” daya beli uang. Di Indonesia, inflasi tahunan tercatat sekitar 2,65% di September 2025. Sementara itu, suku bunga tabungan di banyak bank jauh lebih rendah.
Artinya, jika uang kamu hanya “diam” di rekening tabungan dengan bunga rendah, maka daya belinya bisa menurun karena harga barang dan jasa naik lebih cepat daripada bunga yang diterima.
Kedua, biaya kesempatan atau opportunity cost, yaitu potensi pertumbuhan atau pendapatan yang dilewatkan ketika uang cuma disimpan saja, tidak digunakan untuk sesuatu yang produktif.
Misalnya, bila uang itu bisa dialihkan ke investasi, aset, atau instrumen yang lebih produktif, maka peluang pertumbuhan akan lebih besar dibanding hanya disimpan di rekening tabungan yang hasilnya sangat kecil.
Lalu, apa yang harus dilakukan dengan uang tunai kamu?
Bukan berarti Anda harus menguras semua uang dari rekening dan investasi penuh tiap rupiah — tidak juga. Intinya: seimbangkan antara simpanan yang aman dan pemanfaatan uang agar tidak “menganggur”.
- Simpan cukup untuk dana darurat
Uang tunai tetap penting sebagai bantalan ketika hal tak terduga terjadi. Misalnya, kehilangan pekerjaan, tagihan medis mendadak, perbaikan rumah atau kendaraan.
Sebagai pedoman, simpan dana darurat sebesar 3 – 6 bulan biaya hidup pokok.
- Sisanya bisa dipertimbangkan untuk dimanfaatkan
Setelah dana darurat terpenuhi, maka sisa uang tunai bisa dipikirkan untuk dialihkan ke instrumen atau aset yang memberikan hasil lebih tinggi dari bunga tabungan biasa.
Contohnyam deposito berjangka, obligasi jangka pendek atau menengah, reksa dana indeks, atau investasi saham.
Artikel Terkait
Baru Resign? Begini Cara Cairkan BPJS Ketenagakerjaan 100% Tanpa Ribet!
ORI028 Resmi Ditawarkan dengan Imbal Hasil hingga 5,65%, Cocok buat yang Ingin Punya Passive Income
Emas Makin Mahal, Tapi Robert Kiyosaki Bilang Logam Mulia ini Bakal Melesat 400 % Tahun Depan!
Jangan Cuma Bayar Minimum Tiap Bulan, Ini Cara Kelola Tagihan Kartu Kredit Lebih Bijak!
Bijakkah Menggunakan Pinjaman tanpa Agunan untuk Melunasi Utang Kartu Kredit?
Wajib Tahu: Kapan Sebaiknya Tidak Menggunakan KTA untuk Melunasi Utang Kartu Kredit?
Pemerintah Obral Tiket Pesawat Murah Akhir Tahun, Diskon hingga 14 Persen Mulai 22 Oktober
Anak Muda Yakin Bisa Punya Rumah dalam 10 Tahun, Meski Harga Kian Tak Terjangkau
Iuran BPJS Kesehatan Nunggak? Cek Apakah Kamu Termasuk yang Dapat Pemutihan!
Kenali Pilihan Investasi Reksa Dana dan Obligasi di PermataBank untuk Masa Depan Finansial yang Lebih Terencana