- Mulai run–walk program:
- 1 menit jogging pelan plus 3 menit jalan, lakukan 5 siklus.
- Tambah durasi jogging maksimal 10% per minggu jika tanpa nyeri.
- Ganti sepatu jika sudah aus (jika usia sepatu sudah di atas 600–800 km).
- Pilih permukaan lebih lunak (tanah, trek sintetis, treadmill).
Latihan pemeliharaan:
- Calf raise dan toe raise 2–3 kali per pekan.
- Foam rolling betis dan tulang kering sesudah latihan.
- Pemanasan dinamis (leg swing, ankle hop) sebelum lari.
Baca Juga: 5 Tips Latihan Aman Jelang Marathon, Biar Lari Sampai Finish Tanpa Cedera
Ada catatan tambahan, kamu wajib periksa dokter atau fisioterapis, ketika:
- Nyeri makin parah meski sudah istirahat lebih dari 2 pekan.
- Nyeri menusuk saat mengetuk tulang kering. Ini bisa indikasi adanya stress fracture.
- Bengkak menetap atau terasa panas lokal.
***
Artikel Terkait
Kenali 5 Gejala Cedera Lari yang Umum dan Cara Mengobatinya
Saat Mengalami Kram Otot, Jangan Panik. Lakukan Langkah-Langkah Berikut Ini!
3 Kebutuhan Yang Harus Kamu Pertimbangkan Saat Memilih Sepatu Lari. Jangan Asal Terlihat Keren!
3 Macam Bahan Penyusun Kaus Kaki Running yang Harus Kamu Ketahui dan Perhatikan Sebelum Membeli
6 Latihan Kaki atau Footwork Drills Penting Untuk Dilakukan Agar Meningkatkan Performa Padel Kamu!
Padel Vs Lari, Mana yang Lebih Berat? Pahami Penjelasan Berikut Ini Supaya Tidak Salah!
Dilarang Mengenakan Sepatu Tenis Apalagi Sepatu Lari untuk Bermain Padel. Berikut Alasannya!