- Merasa itu buang-buang waktu
Ada anggapan bahwa menjelaskan tugas kepada orang lain akan memakan waktu lebih lama daripada melakukannya sendiri.
Meski ada benarnya, tetapi jika bekerja dalam sebuah tim, mendelegasikan pekerjaan merupakan investasi yang manfaatnya akan terlihat dalam jangka panjang.
Cara ini memberikan kesempatan untuk lebih fokus pada tugas-tugas strategis dan anggota tim dapat berkembang melalui pengalaman tersebut.
5.Terlalu personal dengan pekerjaan
Beberapa orang merasa bahwa nilai diri mereka ditentukan oleh seberapa banyak tanggung jawab yang dipikul. Ketika beberapa tugasnya diambil alih, mereka merasa kehilangan peran atau eksistensi.
Namun, satu hal yang sering terlupakan adalah bahwa mendelegasikan tugas bukanlah indikasi peran seseorang menjadi kurang penting.
Sebaliknya, ini justru mencerminkan kepemimpinan yang matang dan kemampuan untuk memberikan kepercayaan kepada orang lain.
Baca Juga: 4 Kesalahan Seorang Manajer Yang Gagal Dalam Mendelegasikan Tugas Kepada Anak Buah
- Takut kehilangan kontrol dan otoritas
Memberikan tugas kepada orang lain berarti memberi mereka kebebasan untuk mengambil keputusan,. Inilah yang sering menimbulkan rasa gelisah.
Ada ketakutan bahwa kesalahan arah, penurunan kualitas, atau bahkan dianggap lemah saat mendelegasikan tugas.
Padahal, jika mampu mempercayai seseorang untuk mengerjakan tugas tanpa pengawasan terus-menerus, kontrol yang sehat akan tercipta. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Hati-hati, Orang yang Perfeksionis Cenderung Mudah Mengalami Burnout!
Bagaimana Cara Meyakinkan Diri Apakah Harus Mendelegasikan Tugas atau Melakukannya Sendiri?
5 Tugas yang Dilakukan Manajer Hebat Sepanjang Hari, Khususnya Mendelegasikan Tugas pada yang Ahli
Berasumsi Orang Lain Punya Pemahaman yang Sama, Salah Satu Kesalahan Komunikasi Atasan-Bawahan
Maunya Sempurna, tapi Jadi Perfeksionis Malah Bikin Kamu Menunda-nunda Pekerjaan. Jangan Ya Dek Ya!
10 Keterampilan Komunikasi Utama yang Harus Kamu Kuasai Supaya Komunikasimu Lebih Efektif