BIsakah Sepatu Lari untuk Jalan Kaki dan Sebaliknya? Cek Dulu Fakta-Fakta Berikut Ini!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Rabu, 28 Januari 2026 | 12:35 WIB
Sepatu untuk lari dan untuk jalan kaki itu berbeda. Namun, bisakah satu macam sepatu digunakan untuk dua kegiatan yang berbeda? (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Sepatu untuk lari dan untuk jalan kaki itu berbeda. Namun, bisakah satu macam sepatu digunakan untuk dua kegiatan yang berbeda? (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Cushioning (bantalan) adalah ketebalan midsole sepatu dan dirancang untuk membantu menyerap benturan dan mengurangi tekanan pada tubuh kamu.

  • Sepatu lari: Karena kaki pelari menapak tanah lebih keras, maka sepatu lari membutuhkan bantalan ekstra pada tumit dan bagian depan sepatu.
  • Sepatu jalan kaki: Karena, salah satu kaki pasti ada yang menyentuh permukaan tanah, secara umum sepatu jalan kaki tidak membutuhkan bantalan yang sama seperti pelari.

Lebar dan Tinggi tumit

Tumit yang melebar bisa terlihat dari sisi samping sepatu. Bagian ini akan terlihat sedikit menonjol di bagian bawah dan belakang sepatu.

Tinggi tumit adalah seberapa tinggi sepatu di bagian belakang. Bagian tumit yang lebih tinggi biasanya berkorelasi dengan bantalan dan respons yang lebih baik.

  • Sepatu lari: Sepatu lari biasanya memiliki tumit yang lebih tinggi dan lebih lebar untuk stabilitas tambahan. Dalam berlari kaki bisa menyentuh tanah dengan 3 cara, yaitu heel stride (jatuh dengan tumit), midfoot stride (dengan kaki bagian tengah), dan forefoot stride (dengan kaki bagian depan).
  • Sepatu jalan kaki: Pejalan kaki biasanya menyentuh tanah dengan tumit terlebih dahulu (heel stride). Tumit sepatu yang lebar dapat mengganggu kemampuan untuk melangkah maju dengan lancar.

Baca Juga: 7 Cara Merawat Sepatu Lari yang Basah Karena Hujan Agar Sepatumu Awet

Fleksibilitas

Fleksibillitas sangat penting dalam sepatu. Sepatu dengan fleksibilitas baik memudahkan dan membuat nyaman langkahmu.

  • Sepatu lari: Menurut seorang pelari jarak menengah dan jarak jauh AS Andrew Bumbalough, fleksibilitas sepatu membantu pelari untuk merasakan permukaan tanah dengan lebih baik.
  • Sepatu jalan kaki: Mekipun sama-sama membutuhkan fleksibilitas untuk bergerak dengan nyaman saat melangkah, namun sepatu jalan kaki akan terasa lebih kaku daripada sepatu lari tradisional.

Daya Responsif

Daya responsif adalah fitur sepatu yang terasa memantul (bounchy)  saat berjalan atau berlari dengan sepatu. Sepatu dengan daya responsif yang baik dapat membantu kamu berlari atau berjalan lebih cepat.

  • Sepatu lari: Punya daya responsif yang baik dibutuhkan sepatu lari agar ada daya dorong yang lebih tinggi. Meskipun ini tergantung pemakai, sepatu yang bounchy bisanya akan menambah performa lari seseorang.
  • Sepatu jalan kaki: Meskipun berjalan kaki juga tetap butuh daya responsif, namun tidak sebesar di sepatu lari.

Jadi kesimpulannya, sepatu lari masih memungkinkan untuk jadi sepatu jalan kaki, karena kebutuhan untuk jalan kaki terpenuhi. Kecuali sepatu race yang memakai carbon plate yang tidak disarankan, bahkan untuk lari dengan pace keong (lambat).

Sementara sepatu jalan kaki, tidak disarankan untuk lari, karena secara umum tidak seringan sepatu lari dan tidak se-bounchy sepatu lari. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Nike.com, Berbagai Sumber, goodstats.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X