Pencari Kerja Makin Susah Mendapat Pekerjaan karena Gagal Lolos dari Seleksi AI dan Algoritma

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 10 Mei 2026 | 09:45 WIB
Ilustrasi: Banyak pelamar kerja yang gagal lolos seleksi karena perusahaan memakai AI. (PejuangKantoran.com/Gemini AI)
Ilustrasi: Banyak pelamar kerja yang gagal lolos seleksi karena perusahaan memakai AI. (PejuangKantoran.com/Gemini AI)

Meskipun AI sangat membantu perusahaan menghemat waktu, akhirnya ada gap besar yang tercipta. Perusahaan jadi kurang percaya pada surat lamaran yang terlihat terlalu sempurna (hasil buatan AI). Di pihak lain, pelamar merasa diperlakukan tidak adil oleh algoritma.

Beberapa perusahaan sebenarnya mulai menyadari hal ini. Makanya mereka mulai menggunakan metode penilaian lain, seperti meminta video singkat dari pelamar. Tujuannya untuk melihat kepribadian asli manusia, bukan sekadar teks yang disusun mesin.

Mereka ingin mendengar apa yang ada di dalam kepala seseorang secara langsung. Meskipun cara tersebut akhirnya membuat proses mencari pekerjaan jadi menuntut keterampilan tersendiri dan sangat memakan waktu.

Buat kamu yang masih berjuang, Applicant Tracking System itu memang menantang banget. Kuncinya, jangan lupa selalu customize surat lamaran dan CV kamu sesuai job description pada lowongan kerja ya! 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: 1news.co.nz

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X