Cara Menjawab Pertanyaan 'Kapan Bisa Mulai Bekerja' saat Wawancara biar Nggak Dikira Desperate

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 17 Mei 2026 | 21:16 WIB
Ilustrasi: Pertanyaan "kapan bisa mulai bekerja" perlu dijawab dengan cara yang tepat agar tidak terkesan desperate. (Freepik/Kate Mangostar)
Ilustrasi: Pertanyaan "kapan bisa mulai bekerja" perlu dijawab dengan cara yang tepat agar tidak terkesan desperate. (Freepik/Kate Mangostar)

PejuangKantoran.com - Saat wawancara kerja, pertanyaan "Kapan bisa mulai bekerja?" seolah jadi pertanyaan pamungkas. Mendengar pertanyaan itu, refleks kita pun ingin langsung menjawab, "Secepatnya, Pak/Bu!"

Kita mengira dengan bersikap fleksibel dan siap kapan saja ditugaskan adalah cara terbaik untuk memenangkan hati HRD. Padahal, langsung bilang "bisa masuk besok" sebenarnya malah kurang realistis dan kurang profesional.

Menurut pelatih karier Muse, Angela Smith, ada cara yang lebih cerdas untuk meresponsnya.

Baca Juga: Kalau Ditanya 'Kapan Bisa Mulai Bekerja', Jangan Menjawab ‘Secepatnya’. Ini Alasannya!

"Kita bisa melihatnya dari beberapa sudut pandang berbeda. Tentu saja kita harus memikirkan apa yang terbaik bagi diri sendiri. Tetapi, kita juga perlu mempertimbangkan sudut pandang perusahaan karena mereka biasanya punya target waktu tersendiri," ujarnya.

Lalu, bagaimana cara menjawab pertanyaan seperti itu dengan pas? 

1. Tentukan tanggal sejak sebelum wawancara

Jangan pernah memikirkan tanggal masuk kerja secara mendadak di depan pewawancara. Pikirkan dengan matang sehari sebelum wawancara kerja dimulai. Punya perkiraan waktu yang jelas akan membuat kita terlihat terencana dan penuh persiapan.

2. Bersikap realistis dan masuk akal

Kalau kamu masih bekerja dan butuh waktu dua minggu untuk proses handover (serah terima pekerjaan) ke rekan kerja, katakan saja dengan jujur. Itu menunjukkan sikap tanggung jawab kamu terhadap kantor lama, dan bisa menjadi nilai tambah di mata HRD.

Baca Juga: Jangan Kena Jebakan Pertanyaan 'Kapan Bisa Mulai Bekerja', Pertimbangkan Ini Sebelum Menjawabnya!

Tetapi, kalau kamu sedang tidak bekerja, jangan minta waktu libur terlalu lama (misalnya lebih dari tiga minggu) karena perusahaan biasanya butuh orang dengan cepat.

3. Berikan alasan singkat, jangan terlalu jujur

Setelah menyebutkan perkiraan tanggal, berikan alasan singkat yang profesional. Kamu nggak perlu cerita panjang lebar. Ingat, ini bukan waktunya untuk terlalu jujur, misalnya dengan bilang kalau kamu mau santai-santai dulu sebelum masuk kantor baru.

Angela Smith memberikan saran untuk menjawab dengan kalimat yang lebih diplomatis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Indeed

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X