5. Lemak Trans (Margarine, Makanan Beku, Produk Instan)
Ditemukan dalam produk yang mengandung “partially hydrogenated oils”. Lemak ini meningkatkan risiko penyakit jantung dan memicu inflamasi sistemik
6. Minuman Manis dan Alkohol
Soda, jus kemasan, minuman energi tinggi gula meningkatkan inflamasi. Konsumsi alkohol kronis juga menghasilkan senyawa inflamasi dan gangguan keseimbangan mikrobiota usus
Baca Juga: Kepala PPATK Ungkap Pesan Prabowo Usai Ramai Pemblokiran Rekening Dormant
7. Pemanis Buatan (Aspartam, Sucralose)
Pemanis sintetis dapat mengubah komposisi mikrobiota usus dan memicu radang usus atau inflamasi metabolik
8. Sereal Olahan Rendah Serat
Sereal sarapan instan biasanya mengandung refined grains, gula dan sangat rendah serat. Ini bisa memicu lonjakan gula darah dan respons inflamasi
Artikel Terkait
Etika Berteman di Usia Dewasa, Harus Lebih Memahami, Santai, dan Saling Mengerti
Bahaya Banget Minum Minuman Beralkohol Setelah Olah Raga. It's a Very Big No No. Ini Alasannya!
Emosi Negatif Harus Mulai Dinormalisasi di Lingkungan Kerja Tak Perlu Lagi Disembunyikan, Namun Dengan Syarat!
Terlalu Lama Duduk Bikin Sakit, Ini 5 Masalah Kesehatan Pekerja Kantoran dan Solusi Mengatasinya
Perilaku yang Sering Muncul saat Dewasa Jika Seseorang Punya Masa Kecil Kurang Bahagia
Tanpa Disadari, Ini 9 Kebiasaan Sosial yang Bisa Membuat Orang Menjauh dari Kamu!
Aman Nggak Sih, Minum 2-3 Cangkir Kopi Sehari? Jawabannya Ternyata Tidak Sesederhana Itu
8 Kesalahan Menggunakan Sunscreen, Jangan Lakukan Lagi Biar Kulit Terawat
Fenomena Alone Together Melanda Gen Z dan Millenial. Apa Itu dan Bagaimana Cara Menghindarinya?
Begitu Pentingnya Pertemanan, Berikut Ini Arti Pertemanan Dalam Pandangan Filsuf dan Pakar Kesehatan.