Nggak Cuma Mampu Berpikir Kritis, Akuntan Juga Harus Kreatif dan Punya Rasa Ingin Tahu yang Tinggi

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 9 Mei 2026 | 13:25 WIB
Ilustrasi: Sekarang akuntan berubah menjadi profesi yang dinamis, didorong oleh wawasan analitis, dan berfokus pada kolaborasi kreatif. (Freepik/Kate Mangostar)
Ilustrasi: Sekarang akuntan berubah menjadi profesi yang dinamis, didorong oleh wawasan analitis, dan berfokus pada kolaborasi kreatif. (Freepik/Kate Mangostar)

Pengalaman Katie di dunia musik mengasah kemampuannya untuk mendengarkan orang lain. Skill ini ternyata sangat berguna di bidang akuntansi untuk memahami kebutuhan klien sebelum mereka menyampaikannya.

Katie juga mengatakan, banyak perusahaan akuntansi saat ini kesulitan mencari karyawan baru karena anak muda menganggap pekerjaan ini tidak menarik. Padahal, akuntansi zaman sekarang butuh kreativitas.

Klien nggak mencari orang yang cuma muncul setahun sekali untuk lapor pajak. Mereka butuh penasihat bisnis yang strategis.

Baca Juga: DBS Bank Buka Lowongan Kerja Associate, Reporting Specialist, Risk Management Group

Katie menegaskan, akuntan masa kini harus punya sisi humanis.

"Akuntan itu bukan robot di belakang layar, mereka orang yang dinamis yang bisa memahami orang lain dan mampu membangun hubungan kuat dengan klien," ujarnya.

Menurutnya, skill akuntan yang wajib dimiliki sekarang ini juga rasa ingin tahu yang tinggi, kreatif, dan punya empati. Angka memang penting, tapi memecahkan masalah dan membantu orang lain adalah bagian yang paling memuaskan dari hasil kerja mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Raconteur.net, Caseware.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X