PejuangKantoran.com - Makanan sisa bisa menjadi penyelamat di hari-hari sibuk. Selain itu, mengonsumsi makanan sisa juga merupakan cara praktis untuk menghemat uang dan mengurangi pemborosan, terutama jika kamu tinggal sendiri atau sering memasak dalam jumlah besar.
Namun, penting untuk mengetahui cara yang benar dalam memanaskan makanan sisa agar terhindar dari masalah keamanan pangan dan tentu saja, agar makanan tetap lezat.
Tapi tahukah kamu, ada beberapa makanan sisa yang lebih berisiko untuk dipanaskan kembali dibandingkan yang lain?
Para ahli untuk mengetahui makanan mana saja yang tidak aman dipanaskan kembali dan cara terbaik untuk menyimpan dan memanaskan makanan tersebut agar tetap aman dikonsumsi.
Baca Juga: 9 Tanda Sudah Saatnya Kamu Cari Pekerjaan Baru, Salah Satunya Tak Semangat saat Harus Kembali Kerja
1. Nasi yang Dimasak
Nasi sering kali bertambah banyak volumenya saat dimasak, sehingga mudah untuk memasak lebih banyak dari yang diperlukan. Hal ini bisa membuat kamu harus memanaskan kembali nasi sisa. Namun, berhati-hatilah sebelum melakukannya.
"Nasi bisa menjadi masalah karena spora dari bakteri Bacillus cereus bisa tetap ada meskipun nasi sudah dimasak," jelas Dr. Bryan Quoc Le, seorang ilmuwan pangan.
Spora ini dapat berkembang bahkan setelah nasi didinginkan dan disimpan di kulkas. Jika nasi tidak dipanaskan dengan benar, spora tersebut dapat tetap hidup dan menghasilkan bakteri, yang dapat menyebabkan keracunan makanan.
Untuk memanaskan nasi sisa dengan aman, pastikan nasi dipanaskan sampai benar-benar panas, minimal 165°F (sekitar 74°C), kata ahli keamanan pangan Dr. Vanessa Coffman. Dr. Le juga menyarankan agar nasi dimasak dalam hidangan lain, seperti nasi goreng, untuk memastikan suhu mencapai tingkat yang aman.
Sebagai langkah pencegahan tambahan, pastikan untuk mendinginkan nasi dengan cepat setelah dimasak (dalam waktu sekitar satu jam) dan simpan di kulkas hanya selama satu hari, menurut Dr. Coffman.
Baca Juga: Anugerah Avirama Nawasena, Pengakuan atas Komitmen BRI Menciptakan Budaya Kerja yang Inklusif
2. Telur yang Dimasak
Telur mentah dapat terkontaminasi Salmonella, bakteri yang dapat menyebabkan penyakit, terutama jika telur tidak disimpan dengan benar (di kulkas pada suhu 40°F atau sekitar 4°C atau lebih rendah), atau jika telur sudah lama.